Rabu, 11 Februari 2009

Akhir Agustus 2007, gw tiba di Tarakan dan sekarang, Februari 2009, gw masih di Tarakan. Honest, gw dah jenuh tinggal di sini. Homesick? Yak betul, kamu dapet seratus.

Padahal pas gw terakhir kali ke Jakarta (Akhir Januari 2009), gw melihat Jakarta benar2 sudah berubah. Ruwet, macet, polusi, kejahatan, banjir, dan berbagai masalah sosial lain sudah tumplek tubleg di Jakarta. Beda dgn Tarakan. Small City with great air, relatively nicer neighborhood, and the most important is: no traffic jam.

Tapi selalu ada kerinduan terhadap Jakarta di dalam dada gw. Jakarta bukan hanya tempat gw besar dan berkembang, tapi ada beberapa kemudahan yang gw rindukan di sini. Jakarta sudah menjadi salah satu ruas kehidupan gw. But, I dont kow where I will go in the future. Gw masih mencoba bertahan di sini. Bismillah.

Tidak ada komentar: